Hijrah Dan Hidayah Dengan Berhijab

Tiungmode.com, Hijrah dan hidayah dengan berhijab - Hidayah memang tidak dapat kita duga untuk kedatangannya, kepada siapa, dimana, kapan dan bagaimana prosesnya. Terkadang datangnya hidayah tidak bisa kita sangka, dengan prosesnya yang sangat unik dan diluar logika dan akal sehat kita. Bahkan terkadang prosesnya begitu cepat tanpa adanya kesiapan dan berkesan instan. Dan hidayah pada akhirnya mampu mengubah jalan hidup seseorang dalam sekejap.

Namun apabila kita tilik lebih lanjut bagaimana proses terjadinya hidayah memang bukanlah proses yang instan dan begitu saja terjadi. Bisa saja hidayah berawal dari proses spiritual yang sangat panjang. Sama seperti proses – proses lainnya. Salah satu contohnya untuk mendapatkan nilai bagus di sekolah dan berprestasi, tentunya siswa tersebut harus melalui proses belajar yang tidak sebentar. Waktu demi waktu harus dilalui dengan diimbangi do’a dan usaha. Begitupun proses hidayah, untuk mendapatkannya, seseorang harus melewati proses terlebih dahulu dan harus bersabar dan tentunya proses itulah yang akan membuah kan hasil yaitu pahala bagi yang menjalaninya dengan penuh ikhlas dan yang pasti sesuai pula dengan tingkat kesulitan yang harus dilewati.

Seperti halnya untuk berhijab. Ada yang langsung menyadarinya dari awal bahwa hijab memang wajib untuk semua wanita muslim untuk menutupi auratnya, namun sebaliknya adapula seorang wanita muslim yang harus melewati proses hidayah untuk dapat berhijab. “…… dan hendaklah menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya ….” (QS. An-Nur:31). Tujuan Allah memerintahkan wanita muslim untuk berhijab sangatlah baik. Seperti yang telah dikatakan di dalam surat An Nur ayat 31 bahwa hijab itu untuk menutupi aurat, bahwasanya menutupi disini adalah menutupi bagian tubuh yang sesungguhnya sehingga tidak tampak. Namun sangat disayangkan kenyataanya banyak sekali wanita muslim yang berhijab tetapi memakai pakaian yang serba ketat dan tentunya menonjolkan bagian tubuhnya. Hal ini masih bisa saja dianggap wajar untuk mereka yang masih baru belajar dan masih berhijrah, tentunya kita harus mengarhagai dan dukung proses yang mereka lalui.

Namun berbeda lagi kasusnya apabila wanita tersebut berhijab hanya sekedar untuk mengikuti trend yang memang sedang hits di masa kini. Karena terpengaruh oleh lingkungan ataupun gaya hidup yang mengarah kesana. Dan tentunya pengaruh juga dari public figure dan artis – artis muda dan cantik yang kini mulai hijrah dan berhijab. Dan adapula yang berhijab hanya untuk tampil lebih menarik dan bertujuan agar laki-laki tertarik kepadanya.

Di dalam lingkungan masyarakat yang sesungguhnya tidak semua laki – laki memiliki iman yang kuat. Sehingga bagi laki – laki yang imannya lemah, itu akan menjadikan pemandangan yang sangat menggoda dan hasratnya pun akan muncul sehingga ada niatan untuk berbuat tidak baik. Meskipun hijab yang dikenakan tertutup tau menutupi bagian tubuh namun tidak menutupi lekuk tubuh, sehingga bagi laki – laki yang imannya lemah tetap dapat mencuri – curi pandang dan menikmatinya.

Berbeda lagi apabila seorang wanita yang ada didepannya tersebut memakai hijab yang sopan dan menutupi auratnya dan tidak memperlihatkan auratnya. Laki- laki yang imannya lemah tersebut tidak akan tergoda dan tidak akan berani berpikiran macam – macam. Wanita yang seperti itulah yang tentunya akan disegani.

            “Hai Nabi katakanlah kepada istri-istri, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, “hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian ini supaya mereka lebih mudah untuk dikenali karena itu mereka tidak diganggu…..” (QS Al-Ahzab: 59).

Jelas sekali dikatakan di dalam Al-Qur’an melalui Surat Al – Ahzab:59 Bahwa Allah memerintahkan kepada Nabi untuk memberi tahu kepada istri-istri, anak- anak dan saudara-saudara perempuannya untuk berhijab agar mereka tidak diganggu dan tentunya hijablah yang membedakan wanita muslim dan yang bukan. Dan kita bisa melihat ketaatan dan keimanan wanita muslim melalui caranya berpakaian. Dengan demikian, Allah SWt yang telah mewajibkan para pemudi untuk berhijab, sesungguhnya adalah untuk menjaga mereka ketika muda sebagaimana Dia bermaksud menjaga mereka sesuai dengan tingkat konsistensi mereka dalam berhijab pada saat lanjut usia nanti.